dmlaptop

Sunday, October 4, 2020

Sakit Hati yang Ku Nikmati

Sakit hati tidak mudah dirasakan sedangkan rasa sakit fisik sangat menyakitkan atau mudah dirasakan oleh tubuh.

Keutamaan amalan hati di banding dengan amalan fisik

Amalan hati kadang tidak sama dengan amalan fisik. Contohnya 3 orang yang di hisab pertama di akhirat yaitu: ahli sedekah, ahli ilmu dan ahli jihad. 

Ini lah yang terjadi pada tiga orang seperti dikisahkan Abu Hurairah. Kisah ini dinukilkan oleh banyak pakar hadits, antara lain, Imam Muslim, an-Nasa’i, Ahmad, dan Baihaqy. Kisah yang sama dalam teks hadits yang berbeda juga diriwayatkan oleh Imam at- Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan al- Hakim.

Tiga orang ini adalah orang yang shalih ahli ibadah. Alih-alih ingin masuk surga, mereka justru dimasukan ke dalam negara karena ke shalihan mereka hanya terlihat di depan manusia. Tapi Allah SWT yang mengetahui lahir batin dari hati manusia lebih tahu apa niat mereka dalam beribadah.

Diceritakan bahwa ada orang pertama dipanggil menghadap Allah. Ia merupakan seorang pria yang mati syahid. Si pria mengakui banyaknya nikmat yang diberikan Allah padanya.

Allah pun bertanya, “Apa yang telah kau perbuat dengan berbagai nikmat itu?” Mujahid itu menjawab, “Saya telah berperang karena-Mu sehingga saya mati syahid,” ujarnya. A

llah pun menyangkalnya, “Kau telah berdusta. Kau berperang agar namamu disebut manusia sebagai orang yang pemberani. Dan, ternyata kamu telah disebut-sebut demikian,” firman-Nya.

Kemudian, Allah memerintahkan agar amalnya dihitung di hadapan pengadilan-Nya. Akhirnya, mujahid riya itu pun diseret wajahnya dan dilempar ke neraka.

Orang kedua pun dipanggil. Ia merupakan seorang ahli agama yang alim. Penuntut ilmu yang mengamalkan ilmunya dan mengajarkan Al-Quran kepada manusia.

Seperti orang pertama, Allah bertanya hal sama, “Apa yang telah engkau perbuat dengan berbagai nikmat itu?” Sang ulama menjawab, “Saya telah membaca, mempelajari, dan mengajarkannya Al-Quran karena Engkau,” ujarnya.

Namun, Allah berfirman, “Kamu berdusta. Kau mempelajari ilmu agar disebut sebagai seorang alim dan kau membaca Al-Quran agar kamu disebut sebagai seorang qari.”

Allah mengadili. Kemudian, Allah memerintahkan agar amalnya dihitung di hadapan pengadilan-Nya. Akhirnya, alim ulama itu pun diseret wajahnya dan dilempar ke neraka.

Selanjutnya, orang ketiga pun dipanggil. Ia seorang yang memiliki kekayaan berlimpah dan terkenal karena kedermawanannya, didatangkan di hadapan Allah.

Seperti orang pertama dan kedua, Allah bertanya hal sama, “Apa yang telah engkau perbuat dengan berbagai nikmat itu?” Sang dermawan itu menjawab, “Semua harta kekayaan yang aku punya tidak aku sukai, kecuali aku sedekah karena- Mu.”

Allah kembali berfirman, “Kamu berdusta. Kamu melakukan itu agar orang-orang menyebutmu orang dermawan dan murah hati.” Kemudian, Allah memerintahkan agar amalnya dihitung di hadapan pengadilan-Nya. Akhirnya, sang dermawan itu pun diseret wajahnya dan dilempar ke neraka.

Abu Hurairah juga berkata, Rasulullah SAW pernah menepuk pahaku seraya bersabda, “Wahai Abu Hurairah, mereka adalah manusia pertama yang merasakan panasnya api neraka jahanam pada hari kiamat nanti.” (HR Muslim)

Dari kisah tadi dapat diambil kesimpulan bahwa amalan hati atau keikhlasan dalam beramal merupakan kunci utama untuk mendapatkan ridho dari Allah Shubhanahu wa' Ta'alla

 3 Keutamaan amalan hati yang harus kita ketahui:

  • Pertama dilihat Allah
  • Hati modal terbesar menghadap Allah (jangan sampai berbuat syirik)
  • Amalan hati (iman niat ikhlas husnudzon) mendahului amalan fisik

2 Amalan hati sebelum tidur yang menjadikan masuk surga

  • Memaafkan semua orang yang berbuat dzolim, menyakiti, menghibah pada hari ini, supaya nanti di akhirat saya tidak akan menuntut mereka.
  • Besok: saya tidak punya niat berbuat dzolim kepada semua orang

3 penyakit berbahaya yang mengotori hati, tetapi orang yang dihinggapi tidak merasakan sakit.

  1. Tamak 
  2. Sombong atau Ujub
  3. Hasad 

Tamak atau Rakus Terhadap Dunia

Rakus atau tamak dengan urusan dunia ini termasuk jenis penyakit hati yang harus di obati. Perbuatan tamak sebagai contoh adalah mengejar kekayaan atau jabatan sehingga meninggalkan kewajiban ibadah kepada Allah. Kewajiban muslim laki laki adalah salat di masjid berjamaah, karena punya keinginan dalam mencari rejeki untuk beli kendaraan atau bangun rumah mewah sampai-sampai melupakan kebiasaan salat berjamaah.

Keinginan tentang kenikmatan dunia ini tidak akan bisa berakhir hingga kematian atau  kita bisa mengobati penyakit tamak tersebut. Telah disebutkan bahwa jika manusia punya dua bukit emas maka akan mencari bukit emas ketiga hingga maut menghentikannya.

Bangaimana cara mengobati penyakit hati tamak ini?  

Penyakit tamak akan bisa hilang dengan cara Sedekah. Semakin banyak nilai yang disedahkan maka hati tidak akan cinta dengan gemerlapnya dunia.

 Penyakit Sombong

Sombong atau ujub adalah perbuatan dosa besar. Sombong itu tidak mau menerima kebenaran dan merendahkan orang lain. Sombong di ungkap dengan perbuatan fisik seperti memamerkan kekayaan. Tapi ada perbuatan sombong yang tanpa sadari merendahkan sifat Allah.

Dinukil dari kitab Sittuna Qishshah, Imam Ahmad mengatakan: Telah menceritakan kepada kami Abu Amir, telah menceritakan kepada kami Ikrimah Ibnu Ammar, dari Damdam ibnu Jausy Al-Yamami yang mengatakan bahwa:

Abu Hurairah pernah berkata kepadanya: "Hai Yamami...! Jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap seseorang, 'Semoga Allah tidak mengampunimu,' atau 'Semoga Allah tidak memasukkan mu ke dalam surga'."

Yamami berkata: "Hai Abu Hurairah...! Sesungguhnya kalimat tersebut biasa dikatakan oleh seseorang terhadap saudaranya dan temannya jika dia dalam keadaan marah."

Abu Hurairah r.a berkata: "Jangan kamu katakan hal itu, Kerana sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: "Dahulu di kalangan umat Bani Israil terdapat dua orang lelaki. Salah seorangnya rajin beribadah, sedangkan yang lainnya zalim terhadap dirinya sendiri dia ahli maksiat."

"Keduanya sudah seperti saudara. Orang yang rajin ibadah selalu melihat saudaranya berbuat dosa dan mengatakan kepadanya, "Hai kamu, hentikanlah perbuatanmu." Tetapi saudaranya itu menjawab: "Biarlah aku dan Tuhanku, apakah kamu ditugaskan untuk terus mengawasiku?"

Hingga pada suatu hari yang rajin beribadah melihat saudaranya ahli maksiat itu melakukan suatu perbuatan dosa yang menurut penilaiannya sangat besar dosanya. 

Maka dia berkata kepadanya: "Hai kamu, hentikanlah perbuatanmu." Dan orang yang ditegurnya menjawab: "Biarlah aku, ini urusan Tuhanku, apakah engkau diutuskan sebagai pengawasku?"

Maka yang rajin beribadah berkata: "Demi Allah! Semoga Allah tidak memberi keampunan kepadamu, atau semoga Allah tidak memasukkanmu ke syurga untuk selama-lamanya."

Abu Hurairah melanjutkan kisahnya, bahwa setelah itu Allah mengutus seorang malaikat untuk mencabut nyawa kedua orang tersebut, dan keduanya berkumpul di hadapan Allah.

Maka Allah Ta'alla berfirman kepada orang yang berdosa: "Pergilah, dan masuklah ke dalam surga kerana rahmat-Ku."

Sedangkan kepada yang lainnya Allah ta'alla berfirman: "Apakah kamu merasa alim? Apakah kamu mampu meraih apa yang ada di tangan kekuasaan-Ku? Bawalah dia ke dalam neraka!"

Rasulullah bersabda: "Demi Tuhan yang jiwa Abul Qasim berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesungguhnya orang tersebut (yang masuk neraka) benar-benar mengucapkan suatu kalimat yang menghancurkan dunia dan akhiratnya."

Imam Abu Daud meriwayatkannya melalui hadis Ikrimah ibnu Ammar, bahwa Damdam ibnu Jausy menceritakan kepadanya dengan lafaz yang sama.

Bayangkan, jika ahli ibadah yang mendoakan sedemikian terhadap saudaranya pun sudah dimasukkan ke neraka. Apa lagi kalau ucapan itu dibuat oleh bukan ahli ibadah.

Na'udzu billahi min dzaalik.

Kisah tersebut mengandung celaan kepada seseorang yang mengklaim dirinya sendiri sebagai hakim kebenaran. Kisah tersebut memberikan faidah bahwa seseorang yang memastikan orang lain masuk surga atau neraka, berarti dia telah mengakui memiliki sifat ketuhanan. Dan menafikan sifat Allah yang maha pengampun segala dosa.

Semoga kita tidak sombong dengan ilmu dan amal kita. Karena ilmu dan amal adalah untuk mendapatkan keridaan Allah dan lebih mengenali-Nya, bukannya untuk bermegah-megah dan merasa takjub pada diri."

Cara mengobati penyakit sombong dengan jalan : "jujur pada diri sendiri"

Anda terlihat baik itu karena ditutupi kejelekannya oleh Allah. Kelihatan baik itu karena penilaian orang lain saja. Jika orang yang tahu tentang kejelekan tentang diri anda, maka tidak akan memuji atau menilai baik. Jadi dengan jujur pada diri sendiri tersebut, sifat sombong tidak akan ada pada diri Anda.

Penyakit Hasad / Iri 

Penyakit hasad atau iri tanpa disadari telah masuk ke dalam hati kita. Karena hasad ini masuk dalam hati yang terlihat oleh orang lain jika kita ucapkan atau  terlihat dari tingkah laku kita yang berubah.

Misalnya ada tetangga kita yang bisa beli mobil bagus, rasa hasad ini bisa muncul dengan perkataan seperti "Paling uangnya pinjam dari bank" atau perkataan yang lain. Rasa hasad juga bisa mengakibatkan badan kita sakit atau jadi pusing kepala melihat tetangga yang punya mobil mewah tersebut.

Cara mengobati hasad dengan selalu berdo'a perlindungan kepada Allah dan berdzikir

 Silahkan di lihat keterangan lengkap pada video di bawah ini 

 


 

 

Friday, September 25, 2020

KUNCI SELAMAT DARI UJIAN HARTA

KUNCI SELAMAT DARI UJIAN HARTA

KUNCI SELAMAT DARI UJIAN HARTA

Riyaadhushshaalihiin
Bab 5 | Muroqobatullah
Hadits ke-66 | Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya ada tiga orang dari Bani Israil, yaitu: penderita penyakit kulit[1], punya penyakit kebotakan (sebagian rambut kepalanya botak, -pen) dan orang buta. Kemudian Allah Ta’ala ingin menguji mereka bertiga, maka diutuslah kepada mereka seorang malaikat.

Penderita Penyakit Kulit

Maka datanglah malaikat itu kepada orang pertama yang menderita penyakit kulit dan bertanya kepadanya, “Apakah sesuatu yang paling kamu inginkan?” Ia menjawab, “Rupa yang bagus, kulit yang indah, dan penyakit yang menjijikkan banyak orang ini hilang dari diriku”. Maka diusaplah orang tersebut, dan hilanglah penyakit itu, serta diberilah ia rupa yang bagus, kulit yang indah.  Malaikat itu bertanya lagi kepadanya, “Lalu kekayaan apa yang paling kamu senangi?” Ia menjawab, “Unta atau sapi.” Maka diberilah ia seekor unta yang sedang bunting, dan ia pun didoakan, “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepadamu dengan unta ini.”

Penyakit Kebotakan

Kemudian Malaikat tadi mendatangi orang yang punya penyakit kebotakan, dan bertanya kepadanya, “Apakah sesuatu yang paling kamu inginkan?” Ia menjawab, “Rambut yang indah, dan apa yang menjijikkan banyak orang ini hilang dari diriku”. Maka diusaplah kepalanya, dan seketika itu hilanglah penyakitnya, serta diberilah ia rambut yang indah. Malaikat tadi bertanya lagi kepadanya, “Harta apakah yang kamu senangi?” Ia menjawab, “Sapi atau unta.” Maka diberilah ia seekor sapi yang sedang bunting dan didoakan, “Semoga Allah memberkahimu dengan sapi ini.”

Orang Buta

Kemudian malaikat tadi mendatangi orang yang buta, dan bertanya kepadanya, “Apakah sesuatu yang paling kamu inginkan?” Ia menjawab, “Semoga Allah berkenan mengembalikan penglihatanku sehingga aku dapat melihat orang.” Maka diusaplah wajahnya, dan seketika itu dikembalikan oleh Allah penglihatannya. Malaikat itu bertanya lagi kepadanya: “Harta apakah yang paling kamu senangi?” Ia menjawab: “Kambing.” Maka diberilah ia seekor kambing yang sedang bunting.

Lalu berkembangbiaklah unta, sapi dan kambing tersebut, sehingga yang pertama memiliki satu lembah unta, yang kedua memiliki satu lembah sapi, dan yang ketiga memiliki satu lembah kambing.

Ujian Setelah kaya

“Kemudian, datanglah Malaikat itu kepada orang  yang sebelumnya menderita penyakit kulit, dengan menyerupai dirinya (yakni di saat ia masih dalam keadaan berpenyakit kulit, -pen), dan berkata kepadanya, “Aku seorang miskin, telah terputus segala jalan bagiku (untuk mencari rizki) dalam perjalananku ini, sehingga tidak akan dapat meneruskan perjalananku hari ini kecuali dengan pertolongan Allah, kemudian dengan pertolongan anda. Demi Allah yang telah memberi anda rupa yang tampan, kulit yang indah, dan kekayaan ini, aku minta kepada anda satu ekor unta saja untuk bekal meneruskan perjalananku.” Tetapi dijawab, “Hak-hak (tanggunganku) masih banyak.” Malaikat tadi berkata kepadanya, “Sepertinya aku pernah mengenal Anda, bukankah Anda ini dulu orang yang menderita penyakit kulit, yang orang-orang pun jijik melihat anda, lagi pula anda miskin, kemudian Allah memberikan kepada anda harta kekayaan?” Dia malah menjawab, “Harta kekayaan ini aku warisi turun-temurun dari nenek moyangku yang mulia lagi terhormat.” Maka  malaikat tadi berkata kepadanya, “Jika Anda berkata dusta niscaya Allah akan mengembalikan Anda kepada keadaan Anda semula.”

Kemudian malaikat tadi mendatangi orang yang sebelumnya berpenyakit kebotakan, dengan menyerupai dirinya (di saat masih berpenyakit itu), dan berkata kepadanya sebagaimana ia berkata kepada orang yang pernah menderita penyakit kulit, serta ditolaknya sebagaimana ia telah ditolak oleh orang yang pertama. Maka malaikat itu berkata, “Jika Anda berkata dusta niscaya Allah akan mengembalikan Anda seperti keadaan semula.”

Kemudian malaikat tadi mendatangi orang yang sebelumnya buta, dengan menyerupai keadaannya dulu (di saat ia masih buta), dan berkata kepadanya, “Aku adalah orang yang miskin, kehabisan bekal dalam perjalanan, dan telah terputus segala jalan bagiku (untuk mencari rizki) dalam perjalananku ini, sehingga aku tidak dapat lagi meneruskan perjalananku hari ini, kecuali dengan pertolongan Allah kemudian pertolongan Anda. Demi Allah yang telah mengembalikan penglihatan Anda, aku minta seekor kambing saja untuk bekal melanjutkan perjalananku.” Maka orang itu menjawab, “Sungguh aku dulunya buta, lalu Allah mengembalikan penglihatanku. Maka ambillah apa yang Anda sukai, dan tinggalkan apa yang tidak Anda sukai. Demi Allah, sekarang ini aku tidak akan mempersulit Anda dengan memintamu mengembalikan sesuatu yang telah Anda ambil karena Allah.” Maka malaikat tadi berkata, “Peganglah kekayaan Anda, karena sesungguhnya kalian ini hanya diuji oleh Allah. Allah telah ridha kepada Anda, dan murka kepada kedua teman Anda.” (HR. Bukhari & Muslim). 

Silahkan di simak kajian dari video youtube dibawah ini



Friday, September 18, 2020

Hadist Arbain yang harus Hafal dan di Amalkan

Hadist Arbain adalah hadist shahih, sebagian besar termuat dalam kitab shahih Bukhari dan Muslim yang di susun oleh Imam Nawani. Dalam kitab hadisnya terdapat 42 hadist yang harus di hafal dan diamalkan oleh setiap muslim. 

Seyogyanya setiap orang yang menginginkan kehidupan akhirat memahami hadist-hadist ini, karena didalamnya terkandung banyak hal penting serta peringatan berbagai macam ibadah.

Bahkan dalam syarat masuk pesantren juga di terapkan ketentuan sudah hafal hadist arbain dan minimal 2 juz Al Quran yaitu juz 29 dan 30. 

hadist arbain


Hadist Arbain ke 1

Hadist arbain ke 1 berjudul Ikhlas (Niat)

Lafal hadist " Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang di tujunya."

Hadist ini merupakan salah satu pokok penting ajaran islam. Imam Ahmad dan Imam Syafi'i berkata : "Hadist tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu" 

Hal itu karena semua perbuatan manusia terdiri dari niat dalam hati, ucapan dan tindakan. Sedangkan niat merupakan salah satu dari bagian itu. 

Hadist diatas mencakup 70 bab fiqih menurut Imam Syafi'i dan menurut ulama lain: Hadist diatas mencakup sepertiga ajaran Islam.

Hadist Arbain ke 2

Hadist arbain ke 2 tentang Iman, Islam dan Ihsan.

Lafal hadist: Pada suatu hari ketika kami duduk dekat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tiba tiba muncul seorang laki-laki yang memakai pakaian putih dan berambut hitam. Tidak terlihat padanya bekas perjalanan jauh dan tak seorangpun diantara kami mengenalnya. Ia lalu duduk di hadapan Nabi
Shallallahu alaihi wasallam. 

Ia meletakkan kedua telapak tangannya diatas kedua paha beliau, lalu ia berkata: "Wahai Muhammad, terangkanlah kepadu tentang islam." Maka Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: " Islam yaitu hendaklah engkau bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah. Hendaklah engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan ramadhan dan mengerjakan haji ke Baitullah (Makkah) jika engkau mampu menjalankannya." Berkatalah orang itu: "Benar." Kami heran, dia beranya tetapi dia sendiri yang membenarkannya. 

Orang itu berkata lagi:"Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman." Jawab beliau:"Hendaklah engkau beriman kepada Allah, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepda utusan-Nya, kepada hari akhir dan hendaklah engkau beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk." Berkatalah orang tadi:"Benar." 

Lalu orang itu berkata lagi:"Lalu terangkanlah kepadaku tentang ihsan." Jawab beliau: "Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Maka jika engkau tidak dapat melihat-Nya, sesungguhnya Ia melihat engkau." 

Orang itu berkata lagi:"Beritahukanlah kepadaku tentang hari kiamat." Jawab beliau: "Orang yang ditanya itu tidak lebih tahu daripada yang bertanya." Kata dia selanjutnya: "Beritahukanlah kepadaku tanda-tandanya." Sabda beliau: "Apabila budak perempuan melahirkan tuannya dan engkau melihat orang-orang Badui yang bertelanjang kaki, miskin, lagi penggembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan." 

Kemudian pergilah orang tadi. Aku tetap tinggal beberapa lama, kemudian beliau bersabda kepadaku: "Wahai Umar, tahukah engkau siapakah yang bertanya tadi?" Jawabku: "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui." Sabda beliau: "Dia adalah Jibril yang datang kepada kamu sekalian untuk mengajarkan agamamu." (HR. Muslim)

Hadist Arbain ke 3

Hadist arbain ke 3 tentang Rukun Islam

"Islam itu  ditegakkan atas lima perkara: Bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, mengelurkan zakat, mengerjakan haji ke Baitullah dan puasa di bulan Ramadhan," (HR.Bukhari dan Muslim)

Hadist Arbain ke 4

Hadist arbain ke 4 berjudul "Nasib Manusia Telah Ditetapkan."

 


 

 

 


Wednesday, September 16, 2020

Cara Mudah Mengurangi Makanan Manis

Makanan manis sangat tidak baik bagi tubuh jika berlebihan, karena makanan manis akan di ubah menjadi lemak tubuh. Makanan manis adalah sumber tenaga bagi tubuh. Jadi sebaiknya kita harus bisa menghitung kebutuhan energi setiap hari.

Kelebihan kalori dalam tubuh akan di simpan menjadi lemak di bawah permukaan kulit. Jika kulit kita sudah tebal, berarti sudah punya cadangan energi tubuh.

pijat perut, makanan manis

Akibat Makan Makanan Manis

Makanan manis adalah makanan yang banyak mengandung zat gula hasil pemurnian / gula pasir. Akibat dari banyak mengkonsumsi makanan mengandung gula pasir:

  •  Dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau tekanan darah tidak stabil.
  •  Tekanan gula darah yang tidak seimbang merupakan penyebab depresi dan gelisah.
  •  Menyebabkan diabetes. 
  •  Obesitas.
  • Menyebabkan penuan dini
 Hindari pengaruh buruk gula pasir dengan membersihkan usus, memperlancar aliran darah, serta menyehatkan sel di dalam tubuh. Sebaliknya jika kita tidak bisa menghindari dari racun gula pasir, sel akan menjadi rusak sehingga berpengaruh terhadap proses penuan. Dengan kata lain, mengkonsumsi gula dapat menyebabkan penuan dini. 

Gula yang harus dibatasi

Dilansir dalam laman Everyday Health, Sandra Mayerowitz, MPH, RD, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa semua sumber karbohidrat sederhana belum tentu buruk, itu tergantung dari makanan apa yang dikonsumsi. 

Misalnya, buah dan sayur. Keduanya adalah sumber vitamin dan mineral penting yang secara alami mengandung karbohidrat atau gula sederhana. 

Tetapi, buah dan sayuran secara signifikan sangat berbeda dengan sumber gula sederhana lainnya, seperti cake dan kue-kue yang mengandung gula pasir atau gula halus. 

Serat dalam buah dan sayuran mengubah cara tubuh memproses gula sederhana yang ada dalam buah dan sayur. 

Serat dalam sayur dan buah memperlambat pencernaan, dan membuat keduanya lebih mirip dengan makanan dari gula kompleks. 

Contoh gula sederhana yang harus dibatasi dalam diet antara lain: 

  • Soda 
  • Permen 
  • Kukis 
  • Pastry   
  • Minuman manis 
  • Minuman berenergi 
  • Es krim 
  • Soft drink 
  • Table sugar (sukrosa) 

Gula sederhana boleh saja dikonsumsi, namun jangan jadikan gula sederhana sebagai sumber karbohidrat utama.

Dilansir dalam laman Everyday Health, Sandra Mayerowitz, MPH, RD, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa semua sumber karbohidrat sederhana belum tentu buruk, itu tergantung dari makanan apa yang dikonsumsi. Misalnya, buah dan sayur. Keduanya adalah sumber vitamin dan mineral penting yang secara alami mengandung karbohidrat atau gula sederhana. Tetapi, buah dan sayuran secara signifikan sangat berbeda dengan sumber gula sederhana lainnya, seperti cake dan kue-kue yang mengandung gula pasir atau gula halus. Serat dalam buah dan sayuran mengubah cara tubuh memproses gula sederhana yang ada dalam buah dan sayur. Serat dalam sayur dan buah memperlambat pencernaan, dan membuat keduanya lebih mirip dengan makanan dari gula kompleks. Contoh gula sederhana yang harus dibatasi dalam diet antara lain: Soda Permen Kukis Pastry Minuman manis Minuman berenergi Es krim Soft drink Table sugar (sukrosa) Gula sederhana boleh saja dikonsumsi, namun jangan jadikan gula sederhana sebagai sumber karbohidrat utama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gula Sederhana vs Gula Kompleks: Apa Bedanya?", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/07/23/050500120/gula-sederhana-vs-gula-kompleks--apa-bedanya-?page=all.

Editor : Wisnubrata

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

 Memberi Rasa Nyaman pada Tubuh

Gelisah yang muncul saat kita mengkonsumsi makanan manis merupakan akibat ketidaknormalan aliran metabolisme usus, cairan darah dan sel. Ini adalah kondisi ketika metabolisme energi tidak berlangsung sempurna.

Aliran metabolisme terganggu menyebabkan kondisi tidak stabil pada seluruh tubuh. Ketidakstabilan tersebut di tandai oleh kondisi ingin mengkonsumsi makanan manis. Namun sayang kondisi tersebut justru meningkatkan ketidakstabilan bagi tubuh.

Gula berlebih yang ada di dalam  darah tidak hanya menjadi penyebab terjadinya tekanan darah tinggi. Beberapa bagian gula yang diangkut ke dalam liver terakumulasi menjadi lemak. Inilah menyebabkan kegemukan pada orang yang senang mengkonsumsi gula.

Mengurangi Makanan Manis dengan Pijat Perut

Pijat perut untuk mengurangi nafsu makan-makanan manis di kenalkan oleh ahli aroma terapi bernama Yasue Isazawa. Teknik pijat perut ini di butuhkan waktu sekitar 5 sampai 10 menit setiap hari.

Manfaat dari pijat perut antara lain:

  • Mengeluarkan zat-zat sisa dan tinja  maupun kotoran yang menumpuk di usus
  • Mengatasi sembelit 
  • Mengatasi pembengkakan pada wajah (sembap)
  • Memperbaiki kondisi usus
  • Menurunkan keinginan mengkonsumsi makanan manis 
  • Meningkatkan fungsi pecernakan dan penyerapan usus kecil. 

Cara pijat perut di bagi menjadi dua bagian yaitu:

Pijatan Usus Besar 

Cara pijat usus besar sebagai berikut ini:

  1. Tidur terlentang, tekuk lutut, silangkan lutut kanan ke lutut kiri.
  2. Turunkan lutut yang bersilangan tersebut ke kanan, pijat perut dengan tangan kiri, arah atas kebawah secara berlahan.
  3. Balikkan posisi lutut dan lakukan cara yang sama.
  4. Lakukan 10 kali 3 sampai 4 set
Silahkan dilihat gambar di bawah ini cara pijat perut bagian usus besar
pijat perut, makanan manis

 

Pijatan Usus Kecil

Cara pijatan usus kecil sebagai berikut :

  1. Tidur terlentang, sentuhkan telunjuk, jari tengah dan  jari manis dari kedua jari tangan kebagian perut kira-kira 3 cm diatas pusar
  2. Pijat memutar searah jarum jam. Ulangi gerakan tersebut dengan memijat di area sekitar pusar.
  3. 3 kali putaran sudah cukup, boleh memijat lebih kuat di area terasa sakit.
 Silahkan dilihat gambar di bawah ini cara pijat perut bagian usus kecil
pijat perut untuk mengurangi makanan manis, diet

 Sumber dari buku "Revolusi Awet Muda" karya Dr Shinya